Friday, January 05, 2007

Kesehatan

Studi Kaitkan Stress dengan Sakit Jantung

CHICAGO - Studi atas para veteran militer yang menderita stress pasca-trauma mendapati makin kuat kecemasan mereka, makin besar resiko mereka terserang sakit jantung, kata beberapa peneliti Selasa (2/1).

Hubugan antara stress dan sakit jantung telah lama diakui, dan para peneliti di Harvard School of Public Health di Boston mendapati bahwa hubungan yang ada di antara 2.000 veteran di daerah Boston.

Gangguan stress pasca-trauma, atau PTSD, yang pernah disebut sebagai "kelelahan tempur", juga dapat menyerang orang yang mengalami peristiwa yang menimbulkan trauma. Itu ditandai oleh kecemasan, terulangnya pengalaman dan dihindarinya dorongan yang berhubungan dengan pengalaman.

Berdasarkan pada tindakan yang umum dipakai mengenai gejala gangguan stress yang digunakan oleh studi Harvard tersebut, setiap langkah yang menandai gejala meningkatkan resiko serangan jantung sebesar 26 persen, kata laporan tersebut.

"Pola dampak ini menunjukkan bahwa orang dengan tingkat gejala (gangguan stress pasca-trauma) yang lebih tinggi bukan hanya mudah melaporkan tingkat nyeri dada yang lebih tinggi atau gejala fisik lain tapi mungkin menghadapi resiko lebih tinggi bagi perkembangan sakit jantung koroner," kata penulis studi tersebut Laura Kubzansky dalam "Archives of General Psychiatry".

Satu studi yang tak berkaitan dalam jurnal yang sama dari Belanda mendapati veteran yang menderita gangguan stress pasca-trauma kurang sensitif terhadap nyeri dibandingkan dengan rekan mereka yang tak menghadapi gangguan tersebut.

"Saatnya Mengganti Sikat Gigi"
Banyak info yang mengatakan bahwa jutaan kuman berbahaya mendiami sikat gigi.
Namun menurut Dr.Nigel Carter dari British Dental HEalth Foundation,"tubuh manusia terjangkit kuman setiap hari dan belum terbukti bahawa bakteri yang menempel di sikat gigi dapat menyebabkan infeksi mulut tertentu."

"Mencuci sikat gigi,mengibaskan sisa air yang menempel pada permukaan sikat dan mengganginkannya setiap kali setelah dipakai,sudah cukup menjaga kebersihat sikat
gigi."

Yang terpenting ialah "GANTILAH SIKAT GIGI ANDA SETIAP TIGA BULAN SEKALI," saran
Dr.Carter.

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home