Friday, June 23, 2006

2100+ IMIGRAN GELAP Ditangkap Selama Musim Panas

DALAM perdebatan reformasi imigrasi beberapa bulan lalu, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS / US Department of Homeland Security (DHS) telah menjalankan “Operasi besar-besaran” untuk mengenali, mencari lokasi, menangkap dan menahan imigran gelap di seluruh AS.

Dari Boston sampai Mexico, telah 2100 lebih imigran gelap yang ditangkap dan akan di deportasi dalam tiga minggu belakangan, dan pejabat AS mengindikasikan bahwa usaha sekarang ini akan terus dilaksanakan paling tidak selama musim panas ini.

Juru bicara penegak hukum imgrasi (ICE), sebuah seksi dari DHS, menunjukkan bahwa usaha mereka secara khusus dalam mengincar imigran gelap yang terlibat dalam aksi kriminal seperti penganiayaan anak, terlibat dalam gang dan kekerasan, dan imigran yang telah dideportasi tetapi balik kembali ke AS. Meskipun demikian, usaha secara umum adalah menahan imigran gelap pada umumnya. Nama dan sasaran tangkap imigran yaitu berdasarkan daftar nama yang ada di database federal imigration.

Immigration Amerika Serikat dan petugas penegakkan bea cukai juga mengadakan koordinasi dengan 35 jaringan tim pencari buronan di dalam negeri dengan sandi “Operasi Pengembalian ke Pengirim” Usaha ini dilancarkan secara rahasia tanggal 26 Mei ketika di Gedung Putih dan Konggres sedang berdebat tentang proposal hukum imigrasi baru.

Operasi ini telah menangkap lebih dari 140 imigran dengan tuduhan pemerkosaan terhadap anak-anak; 367 anggota gang termasuk tentara jalanan dan sekitar 640 orang yang telah dideportasi setidaknya satu kali. Jumlah ini termasuk 720 yang ditahan di California.

Lebih dari 800 imigran gelap ditangkap dan ditahan dan telah di deportasi. 116 ditahan di New Jersey, 55 pekerja di Dulles International Airport di Washington DC dan 114 di New York State.

Anggaran ICE’s 2006 meningkatkan jumlah dari gugus kerja menjadi 52, dan administrasi Bush akan meningkatkanya lagi menjadi 70 gugus kerja pemburu buronan pada tahun 2007.Tim ini akan menghadapi tantangan yang cukup berat.

Petugas Imigrasi mengklaim bahwa ada lebih dari 500,000 “buronan imigrasi” yang telah dideportasi oleh hakim, yang lalu kembali masuk ke AS atau tidak pernah meninggalkan AS.

Sekjen Homeland Security Michael Chertoff mengumumkan kebijakan keras yang baru tanggal 20 April, yang mengakibatkan lebih dari 1100 imigran gelap di 40 kota di Amerika ditangkap dan ditahan hanya dari satu perusahaan.

Pejabat imigrasi menjelaskan bahwa operasi ini adalah salah satu kampanye pemerintah untuk membersihkan pekerja imigran gelap di seluruh AS terutama beberapa situs penting seperti airport, pelabuhan, pembangkit tenaga nuklir, dan basis militer. Asisten Sekretaris ICE Julie L. Myers mengatakan “Tidak hanya indentitas dari individual ini dipertanyakan, tetapi imigran gelap ini juga dapat di ekploitasi oleh teroris dan kriminal lainnya karena status gelap yang dimiliki mereka di AS.

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home